Tujuan Hari Meteorologi Sedunia

Artikel webkeren.Net bertajuk Sejarah dan Ucapan Hari Meteorologi Sedunia (World Meteorological Day) yang bersumber dari situs WNO http://www.wmo.int/worldmetday/ ini akan membahas mengenai Sejarah Hari Meteorologi Sedunia dan Ucapan Hari Meteorologi Sedunia yang diperingati oleh masyarakat dunia internasional maupun secara nasional di indonesia. Karena sobat mungkin sedang mencari tahu ucapan dan sejarah hari meteorologi sedunia yang juga diperingati di indonesia.

Hari Meteorologi Sedunia
Sejarah dan Ucapan Hari Meteorologi Sedunia
Hari Meteorologi Sedunia adalah hari yang diperingati setiap tahun pada tanggal 23 Maret sejak tahun 1961. Tujuannya yaitu untuk menarik perhatian media dan masyarakat luas untuk meningkatkan atensi terhadap meteorologi.

Sejarah Hari Meteorologi Sedunia


Sejarah hari meteorologi sedunia yang juga disebut dengan hari meteorologi klimatologi dan geofisika dunia bersandar pada pemberlakuan Konvensi 23 Maret 1950 tentang pembentukan sebuah badan spesialisasi PBB di bidang Meteorologi yaitu Organisasi Meteorologi Dunia (The World Meteorological Organization (WMO)).

Oleh karena itulah Hari Meteorologi Dunia diperingati setiap tahun pada tanggal 23 Maret, yang menunjukkan kontribusi penting dari Layanan Meteorologi dan Hidrologi Nasional untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat dan dirayakan oleh 188 negara anggota WMO dengan beragam kegiatan di seluruh dunia.

Sejarah WMO & Pengertian WMO

WMO singkatan dari Organisasi Meteorologi Dunia adalah organisasi antarpemerintah dengan keanggotaan 191 Negara Anggota dan Wilayah. Ini berasal dari Organisasi Meteorologi Internasional (IMO) yang didirikan pada 1873. Tugas WMO atau Tujuan organisasi WMO didirikan oleh ratifikasi Konvensi WMO pada 23 Maret 1950 adalah untuk menjadi badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk meteorologi (cuaca dan iklim), hidrologi operasional dan ilmu geofisika terkait setahun kemudian. Sekretariat atau Markas WMO berkantor pusat di Jenewa, dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. Badan tertinggi adalah Kongres Meteorologi Dunia .

Acara Peringatan Hari Meteorologi Sedunia

Hari Meteorologi Dunia sering menampilkan berbagai acara seperti konferensi, simposium, dan pameran bagi para profesional meteorologi, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum. Beberapa acara bertujuan untuk menarik perhatian media dan masyarakat luas untuk meningkatkan atensi terhadap meteorologi.

Banyak penghargaan untuk penelitian meteorologi disajikan atau diumumkan pada atau mendekati Hari - Meteorologi Dunia. Pennghargaan ini termasuk:
  • Penghargaan Organisasi Meteorologi Internasional.
  • Penghargaan Profesor Dr. Vilho Väisälä
  • Penghargaan Internasional Norbert Gerbier-Mumm

Selain itu, banyak negara mengeluarkan prangko atau tanda perangko stempel khusus untuk merayakan Hari Meteorologi Dunia. Perangko ini sering mencerminkan tema acara atau menandai prestasi meteorologi suatu negara.

Baca juga : Sejarah Singkat BMKG Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Nasional Indonesia

Tema Hari Meteorologi Sedunia

Sejak 1961, Organisasi Meteorologi Dunia telah merayakan Hari Meteorologi Dunia dengan tema berbeda yang dipilih untuk setiap tahun. Dimana tema yang dipilih mencerminkan masalah cuaca, iklim, atau air yang terkait dengan cuaca. Berikut ini adalah Tema Hari Meteorologi Sedunia dari tahun ke tahun:
TahunTema Hari Pangan Sedunia tahun
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2018Weather-ready, climate-smart
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2017Memahami Awan
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2016Lebih panas, lebih kering, lebih basah. Hadapi masa depan
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2015Pengetahuan iklim untuk aksi iklim
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2014Cuaca dan Iklim: Keterlibatan Pemuda
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2013Menyaksikan cuaca untuk melindungi kehidupan dan properti: Merayakan 50 tahun World Weather Watch
>
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2012Meneruskan masa depan kita dengan cuaca, iklim dan air
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2011Iklim untuk Anda
Tema Hari Meteorologi Sedunia 201060 tahun pelayanan untuk keselamatan dan kesejahteraan Anda
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2009Cuaca, iklim dan udara yang kita hirup
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2008Mengamati planet kita untuk masa depan yang lebih baik
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2007Meteorologi kutub: Memahami dampak global
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2006Mencegah dan meredakan bencana alam
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2005Cuaca, iklim, air dan pembangunan berkelanjutan
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2004Cuaca, iklim, air di era informasi
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2003Iklim masa depan kita
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2002Mengurangi Kerentanan terhadap Ekstrem Cuaca dan Iklim
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2001Relawan untuk Cuaca, Iklim dan Air
Tema Hari Meteorologi Sedunia 2000Organisasi Meteorologi Dunia - 50 tahun melayani

Ucapan Hari Meteorologi Sedunia

Berikut ini adalah ucapan hari meteorologi yang diperingati oleh masyarakat dunia internasional maupun secara nasional di indonesia.

dunia 2016. sedunia 2017.. hari meteorologi dunia  Indonesia 2018. hari meteorologi internasional 2019. hari meteorologi dunia 2020. hari meteorologi sedunia 2021. hari meteorologi indonesia 2022. hari meteorologi klimatologi dan geofisika 2023. hari meteorologi indonesia 2024. hari meteorologi sedunia  2025 2026 2027. sejarah meteorologi 2028. sejarah meteorologi 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036. sejarah hari meteorologi sedunia 2037. hari meteorologi sedunia 2038. hari meteorologi sedunia  2039. sejarah hari meteorologi sedunia 2040 2041. ucapan hari meteorologi sedunia 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048. hari meteorologi  2049. ucapan hari meteorologi sedunia 2050

Sejarah Singkat BMKG Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Sejarah Singkat BMKG Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Nasional Indonesia yang bersumber dari situs Universitas Malahayati http://malahayati.ac.id/?p=21168 ini akan membahas mengenai Sejarah Singkat Organisasi Meteorologi Nasional Indonesia yang saat ini bernama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Karena sobat mungkin mencari ramalan cuaca yang diberikan oleh bmkg umumnya berlaku dalam jangka waktu maupun bertanya-tanya bmkg merupakan bagian dari kementerian apa.
Pada perkembangan terbaru, Badan Meteorologi dan Geofisika berubah nama menjadi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan status tetap sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen yang diresmikan melalui Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2008 dan juga Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 1 Oktober 2009.

Sejarah Singkat BMKG Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Nasional Indonesia


Organisasi Meteorologi Indonesia yang pertamakali dibentuk adalah Magnetisch en Meteorologisch Observatorium atau Observatorium Magnetik dan Meteorologi yang dibentuk oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1866. Namanya kemudian dirubah pada masa pendudukan Jepang menjadi Kisho Kauso Kusho. Setelahnya pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia 1945, organisasi ini dibagi menjadi dua: (1) Biro Meteorologi dibawah Markas Tertinggi Tentara Rakyat Indonesia khusus untuk melayani kepentingan Angkatan Udara yang berbasis di Yogyakarta (yang pada 21 Juli 1947 diambil alih oleh Pemerintah Belanda dan berganti namanya menjadi Meteorologisch en Geofisiche Dienst yang pada tahun 1949 berubah kembali menjadi Jawatan Meteorologi dan Geofisika dibawah Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum setelah penyerahan kedaulatan negara Republik Indonesia dari Belanda), dan;
(2) Jawatan Meteorologi dan Geofisika, dibawah Kementerian Pekerjaan dan Tenaga Umum yang berbasis di Jakarta. Organisasi Meteorologi Indonesia bergabung secara resmi menjadi anggota Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization atau WMO di tahun 1950 dan Kepala Jawatan Meteorologi dan Geofisika menjadi Permanent Representative of Indonesia with WMO.

Tugas dari badan meteorologi klimatologi : melaksanakan tugas pemerintahan di bidang Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara dan Geofisika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Pada 1955 Jawatan Meteorologi dan Geofisika diubah namanya menjadi Lembaga Meteorologi dan Geofisika di bawah Departemen Perhubungan, dan pada 1960 namanya dikembalikan menjadi Jawatan Meteorologi dan Geofisika di bawah Departemen Perhubungan Udara. Pada 1965, namanya diubah menjadi Direktorat Meteorologi dan Geofisika, kedudukannya tetap di bawah Departemen Perhubungan Udara. Pada 1972, Direktorat Meteorologi dan Geofisika diganti namanya menjadi Pusat Meteorologi dan Geofisika, suatu instansi setingkat eselon II di bawah Departemen Perhubungan, dan pada 1980 statusnya dinaikkan menjadi suatu instansi setingkat eselon I dengan nama Badan Meteorologi dan Geofisika, dengan kedudukan tetap berada di bawah Departemen Perhubungan. Pada 2002, dengan keputusan Presiden RI Nomor 46 dan 48 tahun 2002, struktur organisasinya diubah menjadi Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) dengan nama tetap Badan Meteorologi dan Geofisika.

Pada perkembangan terbaru, Badan Meteorologi dan Geofisika berubah nama menjadi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan status tetap sebagai Lembaga Pemerintah Non Departemen yang diresmikan melalui Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2008 dan juga Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 1 Oktober 2009.

Terimakasih telah mengunjungi webkeren.Net dan membaca makalah Sejarah dan Ucapan Hari Meteorologi Sedunia (World Meteorological Day) yang membahas mengenai Sejarah Hari Meteorologi Sedunia dan Ucapan Hari Meteorologi Sedunia yang diperingati oleh masyarakat dunia internasional maupun secara nasional di indonesia. Mudah-mudahan bermanfaat untuk sobat yang mencari tahu ucapan dan sejarah hari meteorologi sedunia yang juga diperingati di indonesia.

Ungkap pendapat sobat di kolom tersedia dan bagikan link makalah ini ke jejaring sosial!

Post a Comment for "Tujuan Hari Meteorologi Sedunia"