Sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) 21 Februari

Hari Bahasa Ibu Internasional dalam bahasa inggris International Mother Language Day disingkat IMLD, sementara dalam bahasa Bengali: আন্তর্জাতিক মাতৃভাষা দিবস / Antôrjatik Matribhasha Dibôs. Dalam artikel Sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) 21 Februari ini webkeren.com akan membahas Sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional dan Perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional.
Hari Bahasa Ibu Internasional adalah peringatan tahunan yang diselenggarakan di seluruh dunia pada 21 Februari sejak tahun 2000 untuk mempromosikan perdamaian, kesadaran linguistik, keanekaragaman budaya dan multibahasa. Hari Bahasa Ibu Internasional pertama kali ditetapkan oleh UNESCO pada 17 November 1999, yang kemudian secara resmi diakui dalam Sidang Umum PBB dan dimuat dalam resolusi pada tahun 2008.

Sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) 21 Februari

Apa yang dimaksud Hari Bahasa Ibu?

"Bahasa Ibu" ialah istilah yang digunakan dalam beberapa bahasa Romantis - lengua materna (bahasa Spanyol), lingua madre (Bahasa Italia) dan langue maternelle (Bahasa Perancis) - serta matribhasha dan Tamil "thaimozhi" (Bahasa Sansekerta). Terjemahan bahasa Inggris yang lebih literal dan lebih umum adalah "bahasa ibu"("mother tongue"), sedangkan "bahasa asli" (native language) memiliki arti yang sama dan juga umum digunakan. Dalam linguistik, istilah bahasa Inggris "bahasa ibu" biasanya mengacu pada bahasa leluhur, sering berupa proto-bahasa, relatif terhadap bahasa keturunan keluarga.

Bahasa adalah alat terkuat untuk melestarikan dan mengembangkan warisan tangible dan intangible. Semua bergerak untuk mempromosikan penyebaran bahasa ibu tidak hanya untuk mendorong keanekaragaman bahasa dan pendidikan multibahasa tetapi juga untuk mengembangkan kesadaran penuh dari tradisi linguistik dan budaya di seluruh dunia dan menginspirasi solidaritas berdasarkan pemahaman, toleransi dan dialog.
Yang dimaksud dengan bahasa ibu adalah bahasa yang pertama kali dikuasai oleh seseorang sejak kecil, biasanya diajarkan oleh orang tua atau keluarga. Bahasa ibu adalah bahasa yang paling dalam dan paling dikenal oleh seseorang dan seringkali memiliki pengaruh besar pada identitas seseorang. Bahasa ibu juga dikenal sebagai bahasa pertama atau bahasa dasar. Mempelajari dan menghargai bahasa ibu sangat penting karena dapat memperkuat identitas budaya dan dapat membantu dalam pembelajaran bahasa lain. Beberapa negara juga menganggap bahasa ibu sebagai bahasa nasional dan diakui sebagai bahasa resmi di samping bahasa lain yang digunakan. Di Indonesia, bahasa ibu identik dengan bahasa daerah atau bahasa lokal.

Mengapa bahasa ibu harus diperingati?

Bahasa ibu harus diperingati karena memiliki beberapa manfaat penting bagi individu dan masyarakat. Beberapa alasan mengapa bahasa ibu harus diperingati adalah:
  1. Memperkuat identitas budaya: Bahasa ibu merupakan bagian penting dari identitas budaya seseorang dan mempelajarinya dapat memperkuat rasa kebanggaan terhadap asal-usul dan budaya seseorang.
  2. Memudahkan pembelajaran bahasa lain: Mempelajari bahasa ibu dapat membantu dalam pembelajaran bahasa lain karena dapat memberikan dasar yang kuat dalam pemahaman kosakata dan struktur kalimat.
  3. Membantu dalam komunikasi: Mengutamakan bahasa ibu dapat membantu dalam komunikasi dengan keluarga dan masyarakat lokal, yang dapat meningkatkan rasa solidaritas dan kebersamaan.
  4. Mencegah kepunahan bahasa: Beberapa bahasa ibu di dunia dalam pel danger of extinction, peringatan hari bahasa ibu dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya memelihara dan menghormati bahasa-bahasa ini.
  5. Meningkatkan akses terhadap pendidikan: Memperkuat penggunaan bahasa ibu dapat membantu dalam pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang belajar dalam bahasa ibu mereka, yang dapat meningkatkan hasil belajar dan mengurangi hambatan dalam pendidikan.
  6. Menghormati diversitas bahasa: Peringatan hari bahasa ibu menghormati diversitas bahasa yang ada di dunia dan mengingatkan kita bahwa setiap bahasa adalah penting dan berharga.

Sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional

Kapan Unesco memproklamasikan Hari Bahasa Ibu Internasional?
Hari Bahasa Ibu Internasional adalah hasil dari gerakan sosial yang dibangun di atas semangat untuk membela hak-hak untuk menulis dalam bahasa ibu seseorang. Konferensi Umum Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), disingkat UNESCO memproklamasikan Hari Bahasa Ibu Internasional pada bulan November 1999 (30 C / 62).

Pada tanggal 16 Mei 2009 Majelis Umum PBB dalam resolusi A/RES/61/266 menyerukan negara-negara anggotanya "untuk mempromosikan pelestarian dan perlindungan dari semua bahasa yang digunakan oleh orang-orang di seluruh penjuru dunia". Dalam resolusi itu, Majelis Umum menyatakan tahun 2008 sebagai Tahun Internasional Bahasa untuk mempromosikan persatuan dalam keragaman dan pemahaman internasional melalui multibahasa dan multikulturalisme.

Resolusi itu disarankan oleh Rafiqul Islam, orang Bengali yang tinggal di Vancouver, Kanada. Dia menulis surat kepada Kofi Anan pada 9 Januari 1998 dan meminta PBB untuk mengambil langkah untuk menyelamatkan semua bahasa di dunia dari kemungkinan kepunahan dan untuk mendeklarasikan Hari Bahasa Ibu Internasional. Rafiq mengusulkan tanggal 21 Februari dengan dasar tragedi pembunuhan 1952 di Dhaka sebagai momentum Gerakan Bahasa.

Mengapa tanggal 21 Februari Hari Bahasa Ibu Internasional? 

Tanggal 21 Februari dipilih sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional karena untuk menghormati tragedi 21 Februari tahun 1952 dimana seorang mahasiswa dari University of Dhaka, Jagannath Universitas dan Dhaka Medical College, menunjukkan pengakuan bahwa Bengali merupakan salah satu dari dua bahasa nasional Pakistan Timur, secara brutal ditembak mati oleh polisi (di bawah pemerintah Pakistan) dekat Pengadilan Tinggi Dhaka (saat ini menjadi ibukota Bangladesh).

Tragedi ini kemudian menjadi hari libur nasional di Bangladesh yang dinamakan Hari Gerakan Bahasa atau Hari Revolusi Bahasa (dalam bahasa Bengali ভাষা আন্দোলন দিবস atau Bhasha Andolon Dibosh). Hari Gerakan Bahasa juga disebut dengan Hari Martir Bahasa atau Hari Martir (dalam bahasa Bengali শহীদ দিবস atau Shohid Dibosh). Hari Gerakan Bahasa ini ditujukan untuk memperingati demonstrasi dan pengorbanan dalam upaya melindungi bahasa Bengali sebagai bahasa nasional selama era kekuasaan Pakistan di tahun 1952. Pergerakan inilah yang disebut-sebut sebagai pemicu Perang Kemerdekaan Bangladesh yang kemudian membawa Bangladesh menjadi negara merdeka pada tahun 1971.

Timeline dan Tema Hari Bahasa Ibu Internasional

1952: Hari Gerakan Bahasa yang menjadi dasar penetapan tanggal Hari Bahasa Ibu Internasional
1999: UNESCO menyatakan 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional
2000: Perayaan Inagurasi Hari Bahasa Ibu Internasional
Hari bahasa ibu internasional 2001: Perayaan tahunan Kedua
Hari bahasa ibu internasional 2002: Perayaan tahunan Ketiga dengan tema keragaman bahasa, dengan 3.000 bahasa yang terancam punah (slogan: Dalam galaksi bahasa, setiap kata adalah bintang.)
Hari bahasa ibu internasional 2003: Perayaan tahunan Keempat
Hari bahasa ibu internasional 2004: Perayaan tahunan Kelima dengan tema Anak Belajar, termasuk kegiatan berupa "pameran unik buku latihan anak-anak dari seluruh dunia yang menggambarkan proses dimana anak-anak belajar dan menguasai penggunaan keterampilan keaksaraan ditulis di dalam kelas".
Hari bahasa ibu internasional 2005: Perayaan tahunan Keenam dengan tema "bahasa Braille dan tanda"
Hari bahasa ibu internasional 2006: Perayaan tahunan Ke-7 dengan tema "Bahasa dan dunia maya"
Hari bahasa ibu Sedunia 2007: Perayaan tahunan Ke-8 dengan tema "Pendidikan multibahasa"
Hari bahasa ibu dunia 2008: PBB menetapkan 2008 sebagai Tahun Internasional untuk Bahasa
Hari bahasa ibu internasional 2009: Perayaan tahunan Ke-10
Hari bahasa ibu internasional 2010: Tahun Internasional untuk pemulihan hubungan Budaya
Hari bahasa ibu internasional 2011: Perayaan Ke-12 dengan tema "Teknologi informasi dan komunikasi"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2012: Perayaan Ke-13 dengan tema "instruksi bahasa ibu dan pendidikan inklusif"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2013: Perayaan Ke-14 dengan peluncuran "Buku untuk pendidikan bahasa ibu"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2014: Perayaan Ke-15 dengan tema "bahasa lokal untuk kewarganegaraan Global: Sorotan Sains"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2015: Perayaan Ke-16 dengan tema "Inklusi di dalam dan melalui pendidikan: jumlah bahasa"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2016: Perayaan Ke-17 dengan tema "Kualitas pendidikan bahasa dari hasil pengajaran dan pembelajaran"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2017: Perayaan Ke-18 dengan tema ""
Tema Hari bahasa ibu internasional 2018: Perayaan Ke-19 dengan tema ""
Tema Hari bahasa ibu internasional 2019: Perayaan Ke-20 dengan tema ""
Tema Hari bahasa ibu internasional 2020: Perayaan Ke-21 dengan tema "cross border and share languange (melintasi batas daerah dan berbagi bahasa)"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2021: Perayaan Ke-22 dengan tema "Membina multibahasa untuk inklusi dalam pendidikan dan masyarakat"
Tema Hari bahasa ibu internasional 2022: Perayaan Ke-23 dengan tema "Using technology for multilingual learning: Challenges and opportunities (Menggunakan teknologi untuk pembelajaran multibahasa: Tantangan dan peluang)
Tema Hari bahasa ibu internasional 2023: Perayaan Ke-24 dengan tema ""
Tema Hari bahasa ibu internasional 2024: Perayaan Ke-25 dengan tema ""
Tema Hari bahasa ibu internasional 2025: Perayaan Ke-26 dengan tema ""
Tema Hari bahasa ibu internasional 2026: Perayaan Ke-27 dengan tema ""



Sampai disini artikel mengenai Sejarah dan Perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) 21 Februari. Sebagai penutup, webkeren.com akan mengutip Irina Bokova, Direktur Jenderal UNESCO, “Bahasa ibu dalam pendekatan multibahasa merupakan komponen penting dari pendidikan yang berkualitas, yang itu sendiri dasar untuk pemberdayaan perempuan dan laki-laki dan masyarakat mereka. "

Tulis saran dan pendapat sobat mengenai Sejarah dan Perayaan Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) 21 Februari. Juga bagikan link artikel ini ke media sosial sobat untuk menumbuhkan kesadaran keragaman bahasa kepada seluruh orang.
Sumber:
Situs resmi PBB http://www.un.org/en/events/motherlanguageday
Wikipedia https://en.wikipedia.org/wiki/International_Mother_Language_Day

Post a Comment for "Sejarah Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day) 21 Februari"